Puisi 25

Mazmurku

Ya, benar
Engkaulah mazmurku ...
Engkau pujian
Saat aku berbeban

Sayangku,
Permata hatiku ...
Engkau syukurku
Saat penderitaanku

Ah, senyummu
Manisku
Engkau cahayaku
Dalam gelap
Engkau memancar
Dan menggelorakanku

Putus asa,
Tak ada buatmu

Terjanglah,
Mulia,
Kemapanan itu
Hancurkan,
Paduka
Kesombongan itu

Sembuhkan
Yang luka hatinya
Pulihkan
Yang tercerai berai
Yakinkan
Yang hilang harapan
Dalam Kuasa-Nya
Ya, kekasih hatiku

Bela yang tertindas
Angkat yang terjatuh
Junjung yang sederhana
Panggul yang papa

Dengarkan dalam doaku
Resapkan dalam litaniku
Hatimu
Inderamu
Tubuhmu
Jiwamu
Bahkan rohmu
Menjadi mazmurku

Mazmur Nusantara
Pujian segenap makhluk
Atas Kemuliaan-Nya
Atas Campur Tangan-Nya
Atas Kerelaan-Nya
Atas Perkenanan-Nya
Atas Cinta-Nya
Pada yang papa
yang menderita

Bukan karenaku
Wahai sayangku,
Bukan karena kami
Duhai buah hatiku

Tapi karena-Nya
Yang memilihmu ...

Oh Mazmurku
Mazmur orang benar
Mazmur Raja yang diurapi
Mazmur pagi kala hadapi musuh
Mazmur Doa malam hari
Mazmur Doa pagi hari
Mazmur Doa dalam pergumulan
Mazmur Allah Hakim yang Adil
Mazmur manusia hina sebagai makhluk mulia
Mazmur Allah Pelindung orang-orang saleh
Mazmur Mengapa Engkau berdiri jauh-jauh ya Tuhan....
Mazmur Nusantara Raya

Comments

Popular posts from this blog

Puisi 144

Puisi 146

Puisi 147