Kamis 3 Februari 2011 Ke mana kita? Ayo makan bakso bakar? Ah, tidak, lebih baik kita nyekar Rindu dalam yang kian bergetar. Dan, Berangkatlah Berlima Empat nyawa pada si merah yang setia Yakin aku, Objek menarik wisatawan penggemar foto Cerminan sepeda motor di Indonesia (gila, sampai hari ini, mereka menunggu 5-6 nyawa sekaligus) Jalanan sepi Serasa milik sendiri Persis seperti saat Idul Fitri Apalagi karena masih pagi Berayun kita di perahu Nahkoda muda penuh bertato Ia tawarkan Lima ribu Terhanyut kita Dalam rindu Mengalun doa Dalam syahdu Tiga keluarga Berenang Setelah lompat dari perahu Kulit coklat mengkilap setelah lompat dari perahu Apa dicari? Kerang dengan kaki Mereka gembira Mereka tertawa Mereka bilang Saat ke tepi, Baju kita pasti sudah kering (aku yakin, mereka tak pusing dengan ruang ganti atau air tawar pembasuh asin) Kita pulang Dua jam kemudian Aduhai tak seperti tadi Jalanan ramai, penuh antri Sepanjang jalan Tak ...