Puisi 146
Hujan Rintik
Pada kerinduan
beiring dengan mentari bersinar terik
berharap berjumpa pada teduh
Pergantian
satu waktu berkah
Menghantar jiwa pada hampa dan resah
Berharap pada hari
waktu yang menjadi
hati dalam dahaga terperi
usapan jemari ilahi
Kami datang tanpa bhakti
Tubuh lelah
telanjang, seadanya
Bukan rohani
Pada ilahi dalam leluhur kami
Betapa hujan rintik memberkati
Detik detik waktu berarti
Pengingat tanda sejati
Sembah dan puja dari hati
Hujan rintik
Rintik
Rintik
Rintik
murnikan daya pada kami
Engkau hadir menimpali
tingkah keraguan hati dan nurani
Hujan rintik
Rintik
Rintik
Rintik
Tak urung sempat membuat kami
terapi
Mereka hadir dan membasuhi
Leluhur berdoa memuji
Hujan rintik
Rintik
Rintik
Rintik
Pertanda Ilahi merestui
Pada kerinduan
beiring dengan mentari bersinar terik
berharap berjumpa pada teduh
Pergantian
satu waktu berkah
Menghantar jiwa pada hampa dan resah
Berharap pada hari
waktu yang menjadi
hati dalam dahaga terperi
usapan jemari ilahi
Kami datang tanpa bhakti
Tubuh lelah
telanjang, seadanya
Bukan rohani
Pada ilahi dalam leluhur kami
Betapa hujan rintik memberkati
Detik detik waktu berarti
Pengingat tanda sejati
Sembah dan puja dari hati
Hujan rintik
Rintik
Rintik
Rintik
murnikan daya pada kami
Engkau hadir menimpali
tingkah keraguan hati dan nurani
Hujan rintik
Rintik
Rintik
Rintik
Tak urung sempat membuat kami
terapi
Mereka hadir dan membasuhi
Leluhur berdoa memuji
Hujan rintik
Rintik
Rintik
Rintik
Pertanda Ilahi merestui
Comments
Post a Comment