Puisi 18
Setali Tiga Uang
Hening ...
aku sadari sesuatu
Ada yang sama
Kau diam
Tak banyak bicara
Tak banyak menyapa
Awalnya aku segan
Sekarang aku tahu
Ah ...
Setali tiga uang
Diammu
Itu cemberut
Diammu
kayak kentut
Tak ada suara
Tapi bau
Bau tak sedap
Bau busuk
Bah, semua kau diamkan
Yang berbau aku
Tak kau sentuh
Tak kau tegur
Selain aku sendiri
Kandungku tidak
Darahku tidak
Rahim asalku pun tidak
Apa maumu
aku tidak tahu
dan berniat tetap tidak tahu
Tapi aku tahu
Ada tahu di hatimu
Biar saja sama
Biar saja tak beda
Biar saja setali tiga uang
Kalau memang harus
Sempat takut aku
Kawatir aku
Tapi biar saja
aku bisa berujar
apa urusanmu?
aku peduli kandungku
aku sayang darahku
dan aku hormati rahim asalku
setali tiga uang tak kan menghalangi
bau kentut kuhapus hilang
agar mereka tak usah merasa sakit hati
apalagi kecewa
karena ada kentut menyambut....
Hening ...
aku sadari sesuatu
Ada yang sama
Kau diam
Tak banyak bicara
Tak banyak menyapa
Awalnya aku segan
Sekarang aku tahu
Ah ...
Setali tiga uang
Diammu
Itu cemberut
Diammu
kayak kentut
Tak ada suara
Tapi bau
Bau tak sedap
Bau busuk
Bah, semua kau diamkan
Yang berbau aku
Tak kau sentuh
Tak kau tegur
Selain aku sendiri
Kandungku tidak
Darahku tidak
Rahim asalku pun tidak
Apa maumu
aku tidak tahu
dan berniat tetap tidak tahu
Tapi aku tahu
Ada tahu di hatimu
Biar saja sama
Biar saja tak beda
Biar saja setali tiga uang
Kalau memang harus
Sempat takut aku
Kawatir aku
Tapi biar saja
aku bisa berujar
apa urusanmu?
aku peduli kandungku
aku sayang darahku
dan aku hormati rahim asalku
setali tiga uang tak kan menghalangi
bau kentut kuhapus hilang
agar mereka tak usah merasa sakit hati
apalagi kecewa
karena ada kentut menyambut....
Karitas I, 16 November 2010
Comments
Post a Comment