Puisi 93

Petikan Malam

Bukankah ini malam, Sayang?
Dan malam tak bisa memetik ...
Tapi kau dengar, Sayang?
Dawainya mengalun ...
Tak bersuara
Namun membuatmu menari

Bukankah ini malam, Sayang?
Selalu sunyi ...
Tapi kau dekap, Sayang?
Nadanya, tenang
Membuatmu terlelap

Ini malam, Sayang...
Istirahatlah ...
Pejamkan mata ...
Dekatkan jantungmu
Pada hatiku

Biar hening
Tiba ...
Memutus lelah
Lupakan sejenak hiraumu
Biar kupeluk
Dan kulumat penat
Ijinkan malam, kali ini memetik
Sayang, buah damai untukmu

Selamat, Sayang, pada malam
Nantikan pagi, cerah, dan hari baru

Comments

Popular posts from this blog

Puisi 144

Puisi 146

Puisi 147