Puisi 91

Selesak Ini

Ada-MU untukku
Saat ku mendayu
Kutapak sadar
Dua malam
Namun aku menghiba
Meminta dan mengharap
Pada waktu berjalan
Berguru pada fajar setia
Ada
Tiba KAU bicara
Cerecap seluruh indra
Tak henyak
Terjaga
Betapa yang hina
Dina bahkan tak bersuara
KAU dengar
Bunga rumput tak bergoyang
Pada pagi tersapa
Pada senja melayu dan sirna
Papa
Duafa
Hadap-MU tanpa suara
Hanya air mata
Asa
Berharga
Memantul
Tak ingin melambung
Duhai
Surga
Sunnguh jauh Nan Mulia
Selesak ini tiada tara

Comments

Popular posts from this blog

Puisi 144

Puisi 146

Puisi 147