Puisi 138

Kelana tak Bertepi

Betapa fana ...
Betapa rapuh ...
Terjerembab pada pendapat sendiri
Pikiran mengikat, mengelabui
Mengalihkan segala daya
Nalar dan nurani ...

Betapa tersesat
Mengikuti tanpa kendali
Tiga puluh enam
Semestinya bijak dan rendah hati
Murni dan tak ternodai

Tak hendak terdustai
Aku mengharap tak terperi
Pada hati dan naluri
Pada malam hening ini
Aku menepi
Aku mencari
Gusti

Tak hendak menyerah pada ini
Kelana tak bertepi

Comments

Popular posts from this blog

Puisi 144

Puisi 146

Puisi 147