Puisi 107
Melodi
Mengayun lembut di pundakmu
Tatap mata itu, menyejukkanku
Terima kasih Sayang
Kau cipta melodi untukku
Mega rasa menyatu
Saat kau maafkanku
Terima kasih Sayang
Untuk kesabaranmu
Aku yang gelisah
Tak paham akan hal terjadi
Kau sentuh aku, dengan melodimu
Tutur kata lembut
Mengingatkanku
Kewaspadaanmu, menjagaku
Kerelaanmu, mendukungku
Melodi, kau hadirkan
Untuk kuatkanku
Ya
Akan kujaga, cintamu
Akan kupegang setiamu
Akan kugenggam harapmu di hidupku,
Bahwa engkaulah yang aku punya dan akulah milikmu
Biarkan cinta putih kita mendekap kita
dan membawa kita terbang bersama,
meraih hidup kudus dan sempurna,
demi buah - buah cinta kita
Mari kita cipta, melodi - melodi hidup kita
Menjadi irama yang merdu dan indah
Sehingga berkenan di hadapan-Nya
Terima kasih, Sayang.
Aku mengasihimu
Mengayun lembut di pundakmu
Tatap mata itu, menyejukkanku
Terima kasih Sayang
Kau cipta melodi untukku
Mega rasa menyatu
Saat kau maafkanku
Terima kasih Sayang
Untuk kesabaranmu
Aku yang gelisah
Tak paham akan hal terjadi
Kau sentuh aku, dengan melodimu
Tutur kata lembut
Mengingatkanku
Kewaspadaanmu, menjagaku
Kerelaanmu, mendukungku
Melodi, kau hadirkan
Untuk kuatkanku
Ya
Akan kujaga, cintamu
Akan kupegang setiamu
Akan kugenggam harapmu di hidupku,
Bahwa engkaulah yang aku punya dan akulah milikmu
Biarkan cinta putih kita mendekap kita
dan membawa kita terbang bersama,
meraih hidup kudus dan sempurna,
demi buah - buah cinta kita
Mari kita cipta, melodi - melodi hidup kita
Menjadi irama yang merdu dan indah
Sehingga berkenan di hadapan-Nya
Terima kasih, Sayang.
Aku mengasihimu
Comments
Post a Comment