Puisi 106
Badai Pasti Berlalu
Aku diburu
Aku dikejar
Dalam hening
Perlahan, merasuk
Judul ini, aku tahu
Bahkan kuhabiskan waktu
Dahulu
Menikmati lembar demi lembar kisahnya
Marga T
Aku terhubung
Aku menelusur
Dalam diam
Kutemukan
Karya
Betapa indahnya
Betapa harunya
Roy Marten, Christine Hakim
Aku terbius
Aku Terjerembab
Dalam sukacita
Dalam nuansa
Tak henti
Kudengar lantunan iramanya
Nada dan suara
Mempesona
Berlian Hutauruk
Di balik karya
tentu saja kupuja, penciptanya
Erros Djarot dan Teguh Karya
Benang - benang itu
Menerbangkanku
Ke suatu masa
Yang akan datang
Harapan berkembang
Asa terbentang
Aku melayang
Mencecap semesta
Di setiap badai
Akan ada lalu
Ah, aku bisu
Hening ini menerkamku
Dalam
Merobek takutku
Badai pasti berlalu
Andaikan aku mampu
Yakinkan semua itu
Pada yang terpaku
dan tak tahu
Badai Pasti Berlalu
Aku diburu
Aku dikejar
Dalam hening
Perlahan, merasuk
Judul ini, aku tahu
Bahkan kuhabiskan waktu
Dahulu
Menikmati lembar demi lembar kisahnya
Marga T
Aku terhubung
Aku menelusur
Dalam diam
Kutemukan
Karya
Betapa indahnya
Betapa harunya
Roy Marten, Christine Hakim
Aku terbius
Aku Terjerembab
Dalam sukacita
Dalam nuansa
Tak henti
Kudengar lantunan iramanya
Nada dan suara
Mempesona
Berlian Hutauruk
Di balik karya
tentu saja kupuja, penciptanya
Erros Djarot dan Teguh Karya
Benang - benang itu
Menerbangkanku
Ke suatu masa
Yang akan datang
Harapan berkembang
Asa terbentang
Aku melayang
Mencecap semesta
Di setiap badai
Akan ada lalu
Ah, aku bisu
Hening ini menerkamku
Dalam
Merobek takutku
Badai pasti berlalu
Andaikan aku mampu
Yakinkan semua itu
Pada yang terpaku
dan tak tahu
Badai Pasti Berlalu
Comments
Post a Comment