Puisi 32
Terhenyak
Benarkah?
Dunia macam apa ini?
Semua lama ...
Bukan usang ...
Tetapi tentang
Kesetiaan
Kesederhanaan
Kepercayaan
Kekeluargaan
Wajar ...
Ada luka
Ada gesekan
Ada benturan
Bahkan pertentangan
Tapi
Tetap bertahan ...
Untuk satu kata
Mengabdi ...
aku terhenyak.
Di tengah pragmatisme
Di derasnya materialisme
Dalam pusaran hedonisme
Masih ada sekelumit
Ruang ...
Dunia ...
Untuk dedikasi
Murni ...
Tulus ...
Apa adanya ...
Sederhana,
Semakin melekatkah
Kata ini
padaku?
Benarkah?
Dunia macam apa ini?
Semua lama ...
Bukan usang ...
Tetapi tentang
Kesetiaan
Kesederhanaan
Kepercayaan
Kekeluargaan
Wajar ...
Ada luka
Ada gesekan
Ada benturan
Bahkan pertentangan
Tapi
Tetap bertahan ...
Untuk satu kata
Mengabdi ...
aku terhenyak.
Di tengah pragmatisme
Di derasnya materialisme
Dalam pusaran hedonisme
Masih ada sekelumit
Ruang ...
Dunia ...
Untuk dedikasi
Murni ...
Tulus ...
Apa adanya ...
Sederhana,
Semakin melekatkah
Kata ini
padaku?
Garam tidak akan pernah hambar.. Semoga tetap setia memberi rasa pada dunia :-) karena untuk itulah dia ada
ReplyDelete