Puisi 143
Risa
Antara Jombang, Bogor dan Surabaya
Senja pengap merayap
Dideru waktu terburu
Dengung tunggu menghantu
aku terpaku
Pada mata bening jujur berair
Mula tanya pada di mana
Ah, mengalir,
Kisahmu
Antara Jombang, Bogor dan Surabaya
Terlahir tak atas kehendakmu
Tak jumpa pun di luar kuasamu
Risa, semoga kau tetap ber-asa
Tak hendak kubayangkan
resahmu
bercampur dengan tanya
pencarian dan rindumu
Terbalas oleh tidak dan tak
Ah, Risa
apa kupunya untuk hiburmu?
hanya kata ...
Lirih senandungmu antara Jombang, Bogor dan Surabaya
Lihat saja Bundamu
Tulus menemani dan menimangmu
Semoga kau jumpa
dengan mimpimu
Masa depan dan panggilanmu
Risa, ah,
Kisah antara Jombang, Bogor dan Surabaya-mu
Menusukku
Mengalirkanku
Pada air mata dan bilurku
Selamat berjuang kawan,
Jangan biarkan siapa pun merendahkanmu
Karena engkau muda
Untuk Risa,
antara Jombang, Bogor dan Surabaya
Terberkatilah hidupmu
Antara Jombang, Bogor dan Surabaya
Senja pengap merayap
Dideru waktu terburu
Dengung tunggu menghantu
aku terpaku
Pada mata bening jujur berair
Mula tanya pada di mana
Ah, mengalir,
Kisahmu
Antara Jombang, Bogor dan Surabaya
Terlahir tak atas kehendakmu
Tak jumpa pun di luar kuasamu
Risa, semoga kau tetap ber-asa
Tak hendak kubayangkan
resahmu
bercampur dengan tanya
pencarian dan rindumu
Terbalas oleh tidak dan tak
Ah, Risa
apa kupunya untuk hiburmu?
hanya kata ...
Lirih senandungmu antara Jombang, Bogor dan Surabaya
Lihat saja Bundamu
Tulus menemani dan menimangmu
Semoga kau jumpa
dengan mimpimu
Masa depan dan panggilanmu
Risa, ah,
Kisah antara Jombang, Bogor dan Surabaya-mu
Menusukku
Mengalirkanku
Pada air mata dan bilurku
Selamat berjuang kawan,
Jangan biarkan siapa pun merendahkanmu
Karena engkau muda
Untuk Risa,
antara Jombang, Bogor dan Surabaya
Terberkatilah hidupmu
Comments
Post a Comment