Puisi 102

Lubang

Aku hanya sebuah lubang
Tak perlu dipandang
Tak perlu dilibatkan

Andaikan aku boleh meminta,
Panggil saja aku sekarang ...
Toh tiada manfaat kuberikan ...
Tidak keseganan dan keengganan,
Yang ada cuma kepentingan

Untuk memanfaatkan, dalam segala hal
Tak seorang pun memandang dan menaruh harga padaku ....
Bahkan Engkau pun ya Tuhan, tak sudi menatapku ...
aku adalah lalu.

Aku adalah lalu ...
Yang siapa pun boleh abaikan ...
Tak perlu diharap, tak perlu digadang ...
Toh aku akan lalu ...
Pada masa itu, selamat tinggal, lalu, lalu ....

Comments

Popular posts from this blog

Puisi 144

Puisi 146

Puisi 147