Puisi 84

Menariku

Tarian itu dimulai
Meliuk-liuk gemulai
Pada jajaran asa masai
Mempermainkan pesona
Memancarkan daya
Imaji mulia

Meresapi
Kedalaman sanubari
Pada setiap titik nurani

Irama mengalun
Tanpa iringan
Hanya panggilan intuisi
Dalam hening badani

Seolah liar namun terkendali
Serasa meluncur, melesat namun bertepi
Melahap rakus pembebasan diri
Tak peduli
Namun sadar, pada suatu saat mesti berhenti

Comments

Popular posts from this blog

Puisi 144

Puisi 146

Puisi 147